Tingkat explanasi (level of explanation) adalah tingkat penjelasan. Jadi penelitian menurut tingkat eksplanasi adalah penelitian yang bermaksud menjelaskan kedudukan variable-variabel yang diteliti serta hubungan antara satu varibel dengan variable yang lain. Berdasarkan hal ini, penelitian dapat dikelompokkan menjadi, deskriptif, komparatif, dan asosiatif.
a. Penelitian Deskriptif
Penelitian deskriptif adalah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai variable mandiri, baik satu variable atau lebih (independent) tanpa membuat perbandingan, atau menghubungkan dengan variable yang lain.
Suatu penelitian yang berusaha menjawab pertanyaan seperti, bagaimanakah profil pelaku bisnis di Indonesia, seberapa besar produktivitas kerja karyawan di PT A; seberapa besar keuntungan PT B tahun ini; bagaimanakah etos kerja, dan prestasi kerja para karyawan di departemen X, adalah suatu penelitian deskriptif. Yang dicetak miring adalah variable yang diteliti, yang bersifat mandiri.
b. Penelitian Komparatif
Penelitian komparatif, adalah suatu penelitian yang bersifat membandingkan. Di sini variabelnya masih sama dengan penelitian variable mandiri tetapi untuk sampel yang lebih dari satu, atau dalam waktu yang berbeda.
Contoh:
Adakah perbedaan keuntungan antara BUMN dengan perusahaan Swasta, adakah perbedaan nilai penjualan antara tahun 1997 dengan 1999. Tahun 1997 dan 1999 adalah waktu yang berbeda.
c. Penelitian Asosiatif/hubungan
Penelitian asosiatif merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dua variable atau lebih. Penelitian ini mempunyai tingkatan yang tertinggi bila dibandingkan dengan penelitian deskriptif dan komparatif. Dengan penelitian ini maka akan dapat dibangun suatu teori yang dapat berfungsi untuk menjelaskan, meramalkan dan mengontrol suatu gejala.
Pada penelitian ini minimal terdapat dua variable yang dihubungkan, bentuk ubungan antara variable ada tiga yaitu: simetris, kausal, dan interaktif/resiprocal.
Hubungan Simetris adalah suatu bentuk hubungan karena munculnya bersama-sama, misalnya ada hubungan antara datangnya kupu-kupu dengan tamu. Kalau ada kupu-kupu masuk rumah diramalkan akan ada tamu. Yang menyebabkan datangnya tamu bukan kupu-kupu.
Hubungan kausal adalah hubungan sebab akibat, bila X maka Y, contoh bila gaji pegawai negeri maupun swasta naik, maka daya beli masyarakat akan naik. Jadi yang menyebabkan daya beli naik adalah adanya kenaikan gaji.
Hubungan interaktif atau reciprocal atau timbale balik adalah hubungan yang saling mempengaruhi. Bila pengeluaran untuk iklan naik maka nilai penjualan juga akan naik, dan bila nilai penjulan naik, maka biaya untuk iklan akan naik juga.
Judul Penelitian Deskriptif :
a. Kinerja Badan Usaha Milik Negara tahun 1999
b. Pelayanan Kesehatan di Jakarta
Judul Penelitian Komparatif :
a. Perbandingan kinerja BUMN dengan swasta.
b. Perbandingan disiplin kerja PNS dengan Swasta
c. Perbandingan Kinerja pegawai setelah dengan sebelum mengikuti diklat
Judul Asosiatif :
a. Pengaruh Budaya Organisasi terhadap kinerja pegawai
b. Hubungan motivasi dengan prestasi kerja
c. Pengaruh kepemimpinan terhadap efektifitas kerja